BRMP Bali Hadiri Panen Bersama Padi Inpago 13 Fortiz di Kelompok Tani Darma Kerthi, Karangasem
Karangasem, 30 Januari 2026 - bertempat di Kelompok Tani Darma Kerthi, Br. Belatung, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem dilaksanakan panen bersama padi gogo varietas Inpago 13 Fortiz. Panen dihadiri oleh Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem beserta jajarannya, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, UPTD BP3K Karangasem, tim BRMP Bali, Timker Penyuluh Provinsi dan Kabupaten Karangasem, Koordinator BPP Kecamatan Rendang beserta PPL, POPT, Babinsa, Babinkantibmas dan Petani Kelompok Tani Darma Kerthi.
Panen bersama diawali dengan pengambilan ubinan yang dipandu oleh I Nyoman Adijaya (Analis Standardisasi BRMP Bali). Hasil ubinan pada luasan 6,25 m2 (2,5 m x 2,5 m), dengan jumlah rumpun 121, diperoleh 3,37 kg gabah atau setara dengan 5,54 ton GKP/ha.
Adijaya dalam acara diskusi juga memberikan informasi tentang pengembangan padi gogo di daerah lain. Potensi dan kendalanya sebagai pembelajaran bersama. Dijelaskan pula padi gogo merupakan salah satu alternatif mendukung LTT padi ke depan, terutama pada lahan-lahan yang kesulitan air irigasi. "Di beberapa daerah/subak di Bali yang kesulitan air seperti contohnya Kabupaten Jembrana, dengan pemanfaatan pompa air sudah menjadikan VUB padi gogo sebagai pilihan, karena lebih hemat air dan produktivitasnya tidak kalah dengan varietas padi yang biasa dibudidayakan petani”, jelasnya.
Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Karangasem Dr. drs. I Made Sugiarta, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak dalam menjalankan dan mendukung program swasembada pangan khususnya di Kabupaten Karangasem. "Melihat hasil panen ubinan Inpago 13 Fortiz yang baru dilaksanakan kami akan terus mendorong pengembangannya dalam skala yang lebih luas untuk mendukung capaian LTT ke depan. Hasil panen Inpago 13 Fortiz hari ini cukup membanggakan dan punya potensi untuk dikembangkan. Kami akan lakukan pemetaan untuk pengembangannya ke depan, dan dengan segala keterbatasan kami berharap dukungan dari semua pihak", ujarnya.
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. I Nyoman Suastika, M.Si., menyampaikan capaian LTT menjadi capaian bersama, sehingga sinergi dan kolaborasi semua pihak harus tetap terjalin. "Kita harus bijak menyikapi kendala yang ada. Jika ada usulan dukungan baik benih maupun sarana pendukung lainnya silahkan diajukan ke Dinas Provinsi, kami akan bantu untuk proses lebih lanjut", ujarnya.
Sementara itu Ketua Kelompok Tani Darma Kerthi I Ketut Kesuma Widia menyatakan cukup puas dengan hasil dari Inpago 13 Fortiz yang ditanamnya. "Penanaman padi gogo di kelompok kami merupakan penanaman yang kedua. Kendala utama yang menyebabkan penurunan hasil adalah serangan burung sedangkan OPT lainnya sudah dapat diatasi. Melihat hasil panen tadi, kami merasa cukup puas dan akan menjadikan pembelajaran untuk pengembangan padi gogo berikutnya. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pengembangan padi gogo di kelompok kami dan tetap berharap dukungan dan pendampingannya ke depan", ujarnya.
Oleh: Tim LTT Karangasem